Home > GI [kaMISTERY], Jalur Umum > GI [kaMISTERY] – Kuda Kraton

GI [kaMISTERY] – Kuda Kraton

Ne cerita aku ketika masih duduk di kelas 2 SMA . Waktu itu aku dan ryan lagi menginap di rumah momo. Karena ayah ibu momo sedang pergi keluar kota, ke tempat sodaranya.

Rumah momo masih tipe rumah jaman dulu, ya rumah joglo. Lo liat rumahnya sepertinya serem banget, rumahnya gede banget dan terlihat kaya rumah tua.
Jam sudah pukul 12 malam. Kami bertiga pada tidur di kamar momo yang berada pas di depan jalan,Kami sudah siap-siap mo tidur, tapi momo pengen cerita menyeramkan dulu sebelum kita pada tidur. aku dan ryan mendengarkan cerita momo.

Momo bilang dulu kampung ini adalah tempat dikuburnya kuda-kuda milik kraton Jogyakarta. Ada yang mati karena perang dan ada pula yang karena udah tua. Makanya disini sering ada suara telapak kaki kuda yang lari-lari.

Walaupun cuma mendengar cerita itu kami berdua udah pada ketakutan, aku memeluk bantal erat-erat. Aku memang penakut orangnya. Jam sudah menunjukan pukul satu. Momo dan ryan udah mengantuk. Mereka pun tidur, tapi aku ga bisa tidur. Aku teringat-ingat cerita momo tadi tentang kuda kraton .

Hieeeee…… Sereeeeeeemmmmm banget………..
Aku mencoba untuk menutup mata agar tertidur, tapi tetep ga bisa tidur. Di malam itu dingin banget.
Tiba-tiba aku mendengar suara
“cring….cring….cring….cring….” 
aku ga tau itu apa, aku biarkan aja suara mengganggu itu. Tapi lama-lama suara itu makin jelas.
“cring….cring….cring….cring….” 
dalam hatiku apa itu suara kuda milik kraton yang lagi lewat? Jantungku berdegub kengcang.
“Duk… Duk…  Duk… Duk…  Duk… Duk…”

Aku mencoba bangun untuk melihat ada apa di luar sana. Udara berubah jadi panas. Bulu kuduku merinding hebat, jantungku masih berdegub dengan kencangnya. Ketika tanganku akan memegang gorden seakan tanganku kaku, air keringatku mengalir di dahiku. Tapi aku paksa tanganku untuk membuka gorden. Dalam hatiku bilang ‘buka enggak ya….. buka enggak ya…..’ Tapi ku coba memberanikan diri untuk membukanya
Setelah kucoba untuk membuka gorden udara semakin panas bukan main, keringatku kini makin banyak yang keluar dari dalam tubuhku. Jantung lagi-lagi semakin berdegub kencang.
Dan dengan tanganku yang dingin.. gorden ku buka dengan cepat.
“Blak…. ” 

SIALAN. Ternyata cuma abang sate yang udah abis daganganya lagi lewat di depan rumah momo 

Posted at Jalum milis IGGU at Thu, Dec 1, 2011 at 12:47 PM by F11
Categories: GI [kaMISTERY], Jalur Umum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: